- Back to Home »
- CHOCOLATE BON BON
Posted by : yenni nurhayati
Kamis, 02 Mei 2013
BAB I
PENDAHULUAN
1. TUJUAN USAHA
Dalam merintis usaha ini, penulis memiliki beberapa
tujuan usaha diantaranya :
·
Mengembangkan
kreatifitas
·
Mendapatkan
keuntungan
·
Mensejahterakan
keluarga
·
Menambah
pengalaman wirausaha
2. MANFAAT UMUM
Manfaat umum dalam usaha ini yaitu :
·
Menciptakan
lapangan kerja untuk orang lain.
·
Mengurangi
pengangguran.
·
Memperbaiki
struktur ekonomi masyarakat.
3. MANFAAT
EKONOMIS
Manfaat ekonomis dalam usaha ini yaitu :
·
Menambah nilai
jual barang.
·
Menambah dan
mengubah nilai guna bahan baku.
BAB II
PROFIL
PERUSAHAAN
1. NAMA PERUSAHAAN
Nama
perusahaan yang penulis rintis yaitu CHOCOLATE BON BON. Alasan penulis
mengambil nama chocolate bon bon karena makanan yang diciptakan merupakan hasil
karya yang terbuat dari cokelat yang juga merupakan usaha sendiri, sehingga
penulis memutuskan mengambil nama usaha chocolate bon bon yang berarti makanan
yang unik dan diciptakan oleh sendiri.
2. PEMILIK
PERUSAHAAN
Pemilik dari usaha ini adalah :
Nama :Yenni Nurhayati
TTL : Bandung,13 Juli 1995
Alamat : Panorama Jatinangor .
3. BENTUK
PERUSAHAAN
Usaha
chocolate bon bon merupakan usaha perseorangan.
4. BIDANG USAHA
Bidang usaha ini bergerak dibidang makanan, karena
usaha ini memproduksi makanan berupa bulatan-bulatan dari bahan cokelat.
5. LOKASI USAHA
Tempat usaha ini didirikan di Jl.Mamaraksa Praja
Bojong Margajaya Tanjungsari Sumedang. Lokasi usaha cukup strategis, karena berada di tempat yang cukup
padat penduduknya.
6. JUMLAH TENAGA
KERJA
Untuk
permulaan pemilik usaha ini berencana akan memperkerjakan 3 Orang Pekerja.
Ø 1 orang bekerja membuat adonan
Ø 1 orang bekerja membentuk olahan menjadi bulat-bulat
Ø 1 orang lagi bekerja mengemas chocolate bon bon yang
sudah dibentuk
Sedangkan
untuk proses menghias dan pemasarannya dikerjakan oleh pemilik usaha sendiri.
Pemilik usaha optimis, bahwa usaha ini akan diminati oleh konsumen.
BAB III
ASPEK PRODUK
YANG DIBUAT
1. JENIS BARANG YANG DIBUAT
Usaha ini bergerak dalam bidang makanan berupa
chocolate bon bon yang terbuat dari cokelat. Usaha ini memang sederhana, tetapi
hasil produksinya cukup menarik, karena selain bahan yang digunakan sederhana
proses pembuatan yang mudah dan tidak terlalu banyak menyita waktu.
2. BANYAKNYA
BARANG YANG AKAN DIBUAT
Untuk
tahap awal, penulis berencana akan memproduksi makanan sebanyak 100 bungkus. 50
buah untuk Chocolate bon bon Susu dan 50 buah untuk chocolate bon bon caramel
3. KONSUMEN YANG DITUJU
Konsumen
yang dituju dari rencana usaha ini adalah semua kalangan dari kalangan remaja,
anak-anak dan dewasa.
BAB V
ASPEK PEMASARAN
PRODUK
1. PROFIL PARA
KONSUMEN YANG AKAN DITUJU
Konsumen
merupakan kunci keberhasilan dari suatu usaha, karena konsumen merupakan faktor
utama berjalannya suatu usaha. Konsumen yang akan dituju dari usaha ini adalah
semua kalangan.
2. POTENSI PASAR
Untuk
memasarkan produk yang dibuat cukup menjanjikan, apalagi jika dilihat dari
tingkat pendapatan penduduk yang lumayan tinggi.
a. Lokasi daerah pemasaran
Lokasi daerah pemasaran yang dijadikan sebagai
tempat pemasaran cukup strategis karena berlokasi di Jl. Mamaraksa Praja Bojong
Margajaya.
b. Jumlah potensi pemasaran
Penulis memperkirakan jumlah potensi
pemasaran dari kalangan individu dan keluarga sebagai konsumen utama
diantaranya :
·
Individu :
50%
·
Keluarga :
25%
·
Instansi /
perusahaan : 25%
3. KONDISI PARA
PESAING
a. Nama perusahaan :
Toko bola-bola labu isi cokelat
b. Jenis usaha :
Makanan
c. Lokasi perusahaan :
Di Jln. Mamaraksa Praja Bojong Tanjungsari
Sumedang
d. Fasilitas perusahaan : pelayanan yang diterapkan diperusahaan tersebut sangat
bagus dengan kapasitas yang lengkap.
4. PASAR EFEKTIF
YANG DAPAT DIKUASAI
Nama perusahaan :
Chocholate bon bon tingting
Alamat perusahaan :
Di Jln. Mamaraksa Praja Bojong Tanjungsari Sumedang
Kapasitas pembelian :
Kapasitas pembelian ditoko ini kurang baik sehingga jarang ada pelanggan yang
datang ke toko tersebut.
5. PENETAPAN
HARGA JUAL
Penetapan harga produk merupakan hal paling pokok
dalam tahap awal memulai usaha, karena harga produk sangat berpengaruh terhadap
kelangsungan usaha.
a. Harga yang ditawarkan
Harga yang ditawarkan untuk produk makanan yang
dibuat harganya berkisar Rp. 6.000 / bungkus.
b. prosedur penetapan harga jual.
Prosedur penetapan harga jual usaha Choholate
bon-bon yaitu
Hp (Harga Pokok) = Bahan baku Rp. 470.000
Biaya lain-lain Rp. 50.000
Ongkos Rp. 10.000+
Rp. 530.000
HJ (Harga Jual) = Bahan baku + Bahan lain-lain
Jumlah Produk
= 470.000
+ 50.000
100
= Rp.
5.200
Harga
pokok + Laba
=
Rp. 5.200 + Rp. 800
= Rp. 6.000,-
6.
STRATEGI PROMOSI
Strategi
promosi yang dilakukan yaitu dengan :
Ø Menggunakan Media Cetak berupa brosur / pamphlet
Ø Mempromosikan dengan cara menempelkan papan usaha
yang dijalankan ditempat usaha.
7. SISTEM PENJUALAN PRODUK
Menjual barang / produk
merupakan tujuan utama dari sebuah usaha, maka sistem penjualan dari rencana
usaha ini yaitu pemasaran produk secara langsung dengan distribusi pendek dari
produsen ke konsumen akhir.
BAB
V
ASPEK
TEKNIS
1.
Rencana display
2.
DENAH LOKASI USAHA
3. PROSES MEMPERSIAPKAN PELAYANAN
KEPADA KONSUMEN
Proses pelayanan kepada konsumen yaitu dengan
memberikan pelayanan prima / service excellent serta menerapkan etika dan
estetika dalam pelayanan terhadap konsumen. Adapun penerapan pelayanan yang
akan diberikan diantaranya :
Ø Berpenampilan rapi dna bersihh.
Ø Besikap santun dan ramah.
Ø Bertutur kata yang baik.
Ø Melayani konsumen dengan tepat dan cepat.
4. KEBUTUHAN TENAGA KERJA DAN
KUALIFIKASINYA
Penulis
membutuk 3 orang untuk tenaga kerja. Pekerjaan ini membutuhkan orang-orang
lulusan SMP dan SMA.
5.
Peralatan Kerja Yang Dibutuhkan
Dalam kegiatan usaha ini yang saya menggunakan fasilitas
yang diperoleh dari modal yaitu :
|
Peralatan
|
|
Kulkas
|
|
Wadah
|
|
Etalase
|
|
Peralatan dapur
|
|
Plastik
|
|
Kursi dan meja
|
|
Aluminium foil
|
6. BAHAN BAKU
YANG DIBUTUHKAN
|
Bahan Baku
|
|
Mentega
|
|
Tepung gula
|
|
Selai kacang
|
|
Rice crispy
|
|
Dark cookies
chocolate
|
|
White cookies
chocolate
|
7.
JADWAL MEMULAI KERJA
Penulis
akan merencanakan usaha ini tanggal 14 Juni 2013, dan akan selalu buka pada
hari senin – kamis, sabtu – minggu serta libur setiap hari jum’at.
|
Keterangan
|
Bulan
|
|||||||||||
|
|
Jan
|
Feb
|
Mart
|
Apr
|
Mei
|
Jun
|
Jul
|
Ags
|
Sep
|
Okt
|
Nov
|
Des
|
|
Perencanaan
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Persiapan
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Pelaksanaan
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|||
|
Hari
|
Masuk
|
Istirahat
|
Keluar
|
|
Senin
|
09.00
|
13.00
|
16.00
|
|
Selasa
|
09.00
|
13.00
|
16.00
|
|
Rabu
|
09.00
|
13.00
|
16.00
|
|
Kamis
|
09.00
|
13.00
|
16.00
|
|
Jumat
|
OFF
|
OFF
|
OFF
|
|
Sabtu
|
09.00
|
13.00
|
16.00
|
|
Minggu
|
08.30
|
13.00
|
16.00
|
BAB VI
ASPEK
ORGANISASI DAN MANAGEMEN
1.
JENIS USAHA YANG PENULIS BUAT YAITU :
© Usaha
produksi dan usaha pemasaran
Sedangkan untuk volume pekerjaan dari
usaha ini yaitu :
© Volume
pekerjaan usaha produksi tidak terlalu rumit, karena dalam pembuatan maupun penggorengan
dadar gulung ini tidak membutuhkan waktu yang cukup lama.
Volume pekerjaan
usaha pemasaran tidak terlalu rumit karena tenaga kerja pemasaran hanya perlu
melakukan promosi dan melayani segala kebutuhan untuk memuaskan konsumen.
2. STRUKTUR ORGANISASI
3. URAIAN TUGAS PEKERJAAN BESERTA
HAK DAN WEWENANGNYA.
Usaha ini memiliki masing-masing bagian
pekerjaan diantaranya :
Ø Pegawai
I : Bekerja membuat adonan
Ø Pegawai
II : Bekerja membentuk adonan
Ø Pegawai
III : Bekerja untuk mengemas chocolate
bon bon yang sudah dibentuk.
Sedangkan
untuk proses memasarkan produk dikerjakan oleh pemilik usaha sendiri
ü Hak Pemilik
· Memberikan
hak libur atau cuti kepada karyawan
ü Kewajiban Pemilik :
· Memberikan
pengarahan kepada karyawan
· Penuh
dengan tanggungjawab
· Berprilaku
adil
· Menerapkan
aturan-aturan dalam bekerja
· Sama-sama
bekerja keras.
ü Hak Pegawai :
· Mendapatkan
gaji yang sesuai dengan pekerjaannya
· Hak
cuti sakit dll
· Memproleh
THR di hari-hari besar
· Mendapatkan
fasilita-fasilitas yang nyaman.
· Bekerja
baik dengan professional.
ü Kewajiban Karyawan :
· Mentaati
peraturan-peraturan usaha
· Berperilaku
sopan, jujur dan bekerja keras.
4. SISTEM BALAS JASA
Sistem
balas jasa yang digunakan penulis terhadap karyawan yaitu :
ü Pemilik
akan memberikan gaji/upah setiap bulan sesuai pekerjaan yang diberikan pegawai
kepada perusahaan.
ü Memberikan
THR.
ü Memberikan
potongan harga kepada konsumen / pelanggan.
BAB VII
ANALISIS S.W.O.T
1.
STRENGHT
(KEKUATAN)
Kekuatan dari usaha yang penulis dirikan dintaranya
yaitu :
·
Bahan baku mudah didapat
·
Harga jualnya terjangkau
·
Tempat usahanya strategis dan calon
konsumen pun banyak
·
Adanya kemauan untuk menjalankan usaha
dan berani untuk mengambil resiko.
·
Produk yang dibuat sangat mudah dan
praktis.
·
2.
WEAKNESS
(KELEMAHAN)
Kelemahan
dari usaha yang akan dirintis penulis yaitu :
·
Banyaknya pesaing yang memulai jenis
produk yang sama.
·
Bahan baku sulit didapatkan.
-
Solusi
: Aapabila banyaknya pesaing, sebaiknya kualitas produk yang dibuat
harus lebih ditingkatkan lagi teliti dalam mencari bahan baku.
3.
OPPORTUNITIES
(KESEMPATAN)
Kesempatan yang ada untuk mendirikan usaha yang akan
penulis rintis
Diantaranya adalah :
·
Lokasi penjualan produk penulis cukup
ramai sehingga produk yang dijual dapat memenuhi criteria.
·
Penduduk yang berada di lokasi
perusahaan penulis sangat banyak sehingga diperkirakan konsumen yang membeli
produk penulis banyak.
4.
THREATH
(ANCAMAN)
Acaman
yang akan dihadapi penulis diantaranya yaitu :
·
Banyaknya usaha
yang sama dengan barang yang sejenis
Solusi
: Produk dan usaha yang dirintis dibutuhkan respon yang positif dari para
konsumen.
BAB
VIII
ASPEK
ADMINISTRASI
1. TABEL DAFTAR HADIR KARYAWAN
2. DAFTAR HARGA
3. TANDA BUKTI PEMBAYARAN
4.
PENGADAAN
PRODUK
a.
Keamanan Produk
Keamanan produk yang penulis buat, tidak
memakai bahan-bahan berbahaya
( non kimia ).
b. Kebersihan Produk
Produk yang penulis buat kebersihannya sangat
terjaga, penyimpanannya pun disimpan di etalase agar terhindar dari kotoran
seperti debu dan serangga lainnya.
BAB
IX
ASPEK
PERMODALAN
1.
Sumber Modal
ª Modal sendiri
- Modal
Harian
Bahan
baku = Rp. 470.000
Biaya
Transportasi = Rp. 10.000
Biaya
lain-lain = Rp. 50.000
+
Rp. 530.000
- Modal
Bulanan
Bahan
baku Rp. 470.000 x 26 = Rp. 12.220.000
Biaya
Transportasi Rp. 10.000 x 26 = Rp. 260.000
Listrik = Rp. 80.000
Air =
Rp. 10.000
Biaya
lain-lain Rp.
50.00 x 26 = Rp.
1.300.000 +
Rp. 13.870.000
- Modal
Peralatan
Peralatan = Rp. 2.675.000
-
Modal Investasi
Modal Bulanan =
Rp. 13.870.000
Modal peralatan =
Rp. 2.675.000
Rp. 16.545.000
Rugi dan laba
Dari
perhitungan biaya diatas maka selanjutnya penulis memperkirakan rugi dan laba
yang didapat, adapun perhitungnya yaitu :
Pendapatan Chocolate Bon Bon
Pendapatan perbulan =
Harga / Cup x 100 x 26
=
6.000 x 100 x 26
=
Rp.15.600.000
Total keseluruhan = Rp. 15.600.000
Laba Bersih
Laba = Pendapatan perbulan - gaji karyawan
=
13.870.000 - 1.000.000
=
Rp.12.870.000
BAB X
MODAL KERJA SATU BULAN
Total modal =
Modal peralatan + modal investasi
=
Rp. 2.675.000 + Rp. 16.675.000
=
Rp. 19.350.000
Jadi modal yang dibutuhkan untuk satu bulan pertama
yaitu Rp. 19.350.000
|
| |




.jpg)
.jpg)
.jpg)
